Kunjungan Panti Asuhan Yatim Piatu

Tidak pernah terbayangkan harus menghadapi kenyataan ditinggal kedua orang tua ketika usia masih belum dewasa atau anak-anak. Sedih dan menderita akan selalu diterima setiap hari karena tidak ada tempat mengadu jika mengahadapi masalah, tidak pernah mendapatkan kasih sayang tulus dari kedua orang tua dan tidak berdaya mencukupi semua kebutuhan hidup walau sekedar kebutuhan dasar apalagi mengharapkan mendapatkan pendidikan untuk bekal masa depan.
Namun ketika apa yang tidak terbayangkan itu terjadi maka hanya kepasrahan dan tawakal terhadap apa yang dikehendaki dan ditetapkan ALLAH SWT. Raut muka kepasrahan dan tawakal tersebut tercermin dari anak-anak yang terpaksa harus tinggal di panti asuhan sebagaimana yang tampak oleh kami di PSAA AL-HIKAM (Panti Asuhan Anak-anak AL-HIKAM) Desa Ciwaringin Kabupaten Cirebon.

Raut muka tersebut kami saksikan ketika KADAOP 3 Cirebon – Ir. PURNOMO RADIQ YOGASWARA melakukan kunjungan sosial di lokasi tersebut dengan maksud ingin meringankan beban anak-anak yang terpaksa ditinggal kedua orang tuanya dan hidup di panti asuhan. Kunjungan tersebut dilaksanakan tanggal 25 Nopember 2008.

Tidak banyak yang dilakukan selain diam dan hanya berbincang dengan pengurus panti asuhan tentang kondisi mereka. Semua hati tercekat ketika harus melihat banyak anak-anak yang seharusnya masih merasakan belaian orang tua harus hidup di panti asuhan, dan hati kian tercekat ketika mereka melantunkan pujian kepada ALLAH SWT seraya mendoakan kami yang hadir disitu.

Tidak lama setelah kami berbincang tentang kondisi dan gambaran panti asuhan tersebut, dilanjutkan makan siang dengan hidangan yang sengaja kami bawa dari kantor untuk ikut makan bersama mereka. Batin kami sempat berkata, mungkin sangat jarang mereka menikmati makanan dengan menu yang kami bawa. Ya … ALLAH … ringankanlah beban mereka.

Diantara kami, ada yang sempat berbincang langsung dengan mereka dan bercerita tentang hidup mereka, dan kami merasa ALLAH telah menguatkan hati mereka dengan kepasrahan dan rasa tawakal yang dalam akan beban yang diterima dan cobaan yang harus mereka pikul.

Menjelang pamit, KADAOP 3 Cirebon menitipkan sekedar biaya untuk meringankan beban mereka atas nama seluruh pegawai DAOP 3 Cirebon dan seluruh jajaran PT. Kereta Api (Persero). Tidak lupa beliau juga menghibur dan memotivasi mereka agar tabah dalam menjalani cobaan hidup dan mengharap ridho ALLAH SWT.

Pengurus panti asuhan menyatakan akan mengajarkan anak-anak agar terus berdoa agar PT. Kereta Api (Persero) selalu sukses dan dihindarkan dari segala rintangan dan kecelakaan dan berharap agar kami tidak melupakan anak-anak didiknya. Jika berkenan dan ada waktu kami dipersilahkan untuk mampir kembali.

Setelah bersalaman dengan pengurus dan anak-anak panti asuhan, kami kembali ke kantor untuk melanjutkan tugas. Dalam hati kami bersyukur diberi kesempatan untuk berbagi kasih dan memohon untuk diberi kesempatan kembali untuk mengunjungi mereka dengan kondisi yang lebih baik lagi. Amin.


JUMLAH KUNJUNGAN

  • 40,155 hits

KATEGORI ARTIKEL

9802 UMUM WARTA

GALERI FOTO DI FLICKR

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: