Motivasi dan Inovasi Langka

Hari ini aku kedatangan salah satu temanku, seorang masinis yang kuliah lagi dan telah meraih ijasah Strata-1. Merasa belum puas dia sekolah lagi dan sekarang sedang mempersiapkan tesis agar lulus dengan ijasah Strata-2.Namun bukan itu yang ingin aku tuliskan tetapi thema tesis yang dibuatnya yaitu “Pengaruh Motivasi Terhadap Prestasi Pegawai” yang sangat menarik bagiku. Motivasi masih merupakan barang langka di PT. Kereta Api (Persero), setidak-tidaknya ini yang aku perhatikan diantara rekan-rekan kerjaku. Penilaianku didasarkan atas kurangnya dukungan terhadap perubahan-perubahan yang akan dilakukan manajemen, seakan-akan mereka berperilaku apatis atau masa bodoh yaitu “apa mau pimpinan saja deh”.

Motivasi yang tidak pernah timbul dari dalam diri sendiri tidak akan pernah menghadirkan inovasi dan mungkin ini salah satu yang membuat mengapa perkeretaapian langkahnya seperti tersendat. Perubahan yang terjadi sepertinya hanya dipaksakan oleh Pemerintah, bukan timbul dari keinginan diri sendiri untuk berubah dan berkembang sesuai dengan perubahan yang terjadi di luar perusahaan.

Contoh konkret, ketika jalan tol Padalarang – Cikampek – Jakarta dibuka maka KA Argo Gede dan KA Parahyangan kehilanggan pelanggan hingga mencapai 70%, dan alasan yang dimunculkan adalah Pemerintah tidak mendukung perkeretaapian. Setelah alasan tersebut dipublikasikan dan diterima oleh seluruh pegawai serta masyarakat maka urusan menjadi selesai. Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi jika telah dilakukan antisipasi lebih awal. Mereka bukan tidak tanggap ketika jalan tol mulai dibangun karena wacana kemungkinan akan terjadi penurunan pelanggan terhadap KA Argo Gede dan KA Parahyangan sudah muncul jauh sebelumnya. Namun langkah-langkah inovatif untuk mencegah hal tersebut menjadi kenyataan tidak pernah dilakukan atau tidak sepenuhnya melakukan tindakan antisipatif.

Saat ini jalan tol Cikampek – Palimanan (Cirebon) sedang dibangun dan wacana pemikiran bahwa KA Argo Jati dan KA Cireks akan mengalami nasib sama seperti saudaranya sudah muncul. Yang aku ketahui bahwa belum pernah dilakukan suatu studi antisipasi terhadap kemungkinan tersebut, menyangkut perbaikan kelemahan-kelemahan yang ada saat ini terhadap kinerja operasional dan pelayanan KA Argo Jati dan KA Cireks.

Pemikiranku adalah jika jalan tol Cikampek – Palimanan dibuka maka waktu tempuh Cirebon – Jakarta sepanjang 219 km akan dapat ditempuh dengan waktu tidak lebih dari 3 jam, sedangkan angkutan kereta api dengan koridor yang sama ditempuh dengan waktu 3 jam 15 menit. Dengan lokasi stasiun Cirebon yang aksesnya relatif sulit dijangkau dari daerah-daerah sekitar kabupaten Cirebon maka masyarakat akan lebih memilih moda transportasi jalan raya yang lebih mudah diakses dari lokasi pemukiman. Jika diteliti pengembangan wilayah Cirebon dan sekitarnya berkembang ke arah Sumber (Pusat Kabupaten Cirebon) yang lokasinya tidak jauh dari pintu masuk / keluar jalan tol.

Jika dari arah Kuningan, Majalengka, Kadipaten, Babakan, Losari dan Brebes untuk mencapai stasiun Cirebon dengan kendaraan umum harus berganti hingga 2 – 4 kali sambungan. Sedangkan untuk mencapai pintu masuk / keluar jalan tol di Palimanan, Kanci, Losari hanya dibutuhkan 1 kali naik kendaraan umum sambungan. Logika normal, masyarakat akan memilih pelayanan yang lebih mudah dan lebih cepat termasuk ongkos yang lebih murah. Apakah kereta api akan bertahan dengan kondisi seperti ini ?? Sejarah membuktikan bahwa akibat hilangnya / terhapusnya suatu lintas / jalur kereta api karena tidak mampu bersaing dengan kendaraan jalan raya.

Permasalahan ini tidak sederhana tetapi bukan berarti harus menyalahkan Pemerintah kembali jika peristiwa yang sama terulang kembali. Berpikirlah positif bahwa “nasib buruk” yang menimpa perusahaan karena ulah sendiri bukan karena tindakan yang dilakukan Pemerintah, karena Pemerintah pun tidak hanya memikirkan kebutuhan dan kepentingan “orang kereta api”.

Banyak yang masih dapat dilakukan antara lain :

  1. Memperbaiki atau memudahkan akses kendaraan umum ke stasiun Cirebon bekerja sama dengan instansi terkait dan jika perlu membuat angkutan persambungan tersendiri.
  2. Meningkatkan fasilitas pelayanan, kenyamanan dan kemudahan stasiun Cirebon yang menyangkut semua aktivitas sejak calon penumpang berniat untuk naik kereta api, membeli karcis, datang ke stasiun, selama menunggu di stasiun keberangkatan, selama di perjalanan / kereta api, selama di stasiun tujuan hingga penumpang selamat sampai di alamat tujuan.
  3. Menciptakan “image” bahwa naik kereta api lebih menyenangkan, lebih aman, lebih nyaman dan lebih cepat sampai ke tujuan dibanding moda transportasi lain.
  4. Melakukan inovasi untuk menutup kelemahan angkutan kereta api dan memanfaatkan peluang dari kelemahan moda angkutan lain namun dapat merupakan kelebihan kereta api dibandingkan angkutan lain.
  5. Menjadikan semua stasiun menjadi “public centre area” dimana stasiun bukan hanya merupakan wilayah untuk naik kereta api tetapi area untuk berbelanja, bermain, berwisata lokal, entertainment-area, mendapatkan informasi dan melakukan kegiatan lain.
  6. Melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat melalui pembentukan / memanfaatkan komunitas yang interest terhadap perkeretaapian sekaligus sarana pembinaan pelanggan kereta api.
  7. Menghapus fungsi-fungsi organisasi yang menyebabkan “cost-center” sehingga menciptakan biaya operasional tinggi yang berpengaruh terhadap tingginya satuan harga angkutan.

Langkah-langkah tersebut merupakan sebagian dari tindakan yang seharusnya dilakukan untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi di luar perusahaan sekaligus upaya memperbaiki kinerja perusahaan.

2 Responses to “Motivasi dan Inovasi Langka”


  1. 1 aditya 26/01/2009 pukul 03:51

    mungkin saatnya PT KA diserahkan kpd swasta sepenuhnya, mudah2an dengan begitu Inovasi terus menerus akan lahir

  2. 2 tpurwo 26/01/2009 pukul 06:50

    setuju diswastakan murni … tetapi dengan manajemen pengelolaan baru …. jika masih manajemen seperti sekarang …. sama saja cuma “ular ganti kulit” …. semakin tua tetapi tidak merubah apapun selain kulit baru ….


Comments are currently closed.



JUMLAH KUNJUNGAN

  • 40,155 hits

KATEGORI ARTIKEL

9802 UMUM WARTA

GALERI FOTO DI FLICKR

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: