Jasa Produksi Pegawai PT KA

Direksi PT KA (Persero) sedang “baik hati”. Pada bulan Januari 2009 seluruh pegawai menerima uang jasprod (jasa produksi) sebesar 75% dari gaji pokok masing-masing pegawai. Pemberian ini merupakan indikator bahwa dalam tahun anggaran 2008, perusahaan mendapat keuntungan lumayan.

Janji untuk memberikan jasprod ini pernah dilontarkan Direktur Utama pada pembinaan pegawai DAOP 3 Cirebon yang bertepatan dengan malam Tahun Baru 2009. Beliau sengaja menjadikan Cirebon sebagai tempat untuk menikmati hari terakhir tahun 2008 dan menikmati hari pertama tahun 2009 sekaligus menyampaikan pesan-pesan dan program-program tahun 2009.

Dalam tahun anggaran 2008, DAOP 3 Cirebon menempati urutan pertama dalam pencapaian program pendapatan yang mencapai surplus hingga 17%. Secara nominal mungkin bukan yang terbesar karena DAOP 3 Cirebon jika dilihat dari program pendapatan relatif kecil dibandingkan DAOP 1 Jakarta, DAOP 4 Semarang, DAOP 6 Yogyakarta atau DAOP 8 Surabaya.

DAOP 3 Cirebon hanya memiliki KA Argo Jati dan KA Cirebon Ekspres yang dikategorikan sebagai kereta api jarak menengah dengan tarif relatif lebih murah dibandingkan dengan kereta api DAOP lain yang termasuk kereta api jarak jauh dengan tarif yang lebih tinggi. Hal tersebut menyebabkan program pendapatan DAOP 3 Cirebon relatif sedikit.

Dipandang dari segi operasional, DAOP 3 Cirebon disebut sebagai “DAOP TRAFIK” yaitu wilayah tersibuk karena dilewati oleh hampir semua kereta yang melalui jalaur utara dan selatan. Kesibukan tertinggi terjadi pada malam hari antara jam 21.00 malam sampai dengan 02.30 pagi. Untuk lintas Cikampek – Cirebon, kereta api lebih banyak datang dari arah Jakarta dan menjelang pagi lebih banyak dari arah Jawa Tengah / Jawa Timur.

Lintas Cikampek – Cirebon sudah menggunakan “double-track” maka perjalanan kereta api dapat dikendalikan lebih mudah karena tidak terjadi persilangan dan hanya terjadi beberapa penyusulan kereta api kelas ekonomi oleh kelas eksekutif. Sedangkan pada lintas Cirebon – Prupuk dan Cirebon – Tegal relatif lebih sulit karena kemungkinan terjadi persilangan dan penyusulan sangat tinggi. Hal tersebut membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi dari petugas pengendali maupun petugas di lapangan yaitu PPKA dan Masinis agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Pekerjaan tersebut dilakukan saat malam hari dimana kondisi fisik memaksa orang mengantuk.

Perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh pegawai “front-liner” tersebut mendapat empathy dari Direksi yang direalisasikan dengan memberikan uang jasprod sebagai motivasi agar mereka dapat bekerja lebih giat lagi dan sesuai peraturan yang berlaku. Kebaikan hati Direksi ini disambut dengan sangat gembira oleh seluruh pegawai kereta api karena tidak menyangka sebelumnya.

Tahun 2008 Direksi telah menaikkan tunjangan jabatan bagi pejabat struktural sebesar 100% maka dalam tahun 2009 ini Direksi berjanji akan menaikkan tunjangan pegawai fungsional yang besarnya masih dalam perhitungan sesuai kemampuan perusahaan. Mudah-mudahan dapat mencapai 100% atau lebih, namun mengingat bahwa pegawai fungsional jumlahnya jauh lebih banyak dari pejabat struktural kemungkinan mencapai angka 100% akan sangat sulit.

Terlepas dari berhasil atau tidaknya pencapaian program pendapatan, dapat disimpulkan bahwa Direksi PT KA  (Persero) telah memiliki komitmen yang tinggi untuk mensejahterakan pegawainya. Semoga komitmen Direksi ini dapat ditindaklanjuti dengan komitmen para pegawai untuk bekerja lebih giat, lebih disiplin dan lebih taat peraturan serta memiliki motivasi yang tinggi untuk menciptakan inovasi dan kreativitas dalam melayani pengguna jasa angkutan kereta api.


JUMLAH KUNJUNGAN

  • 40,155 hits

KATEGORI ARTIKEL

9802 UMUM WARTA

GALERI FOTO DI FLICKR

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: