Direktur Komersil PTKA Kunjungi DAOP 3 Cirebon

2009-dirkom-ke-cnBerbeda dengan biasanya jika Direksi melakukan kunjungan ke suatu daerah maka kabar kunjungan tersebut sudah diketahui beberapa hari sebelumnya sehingga memberi kesempatan daerah untuk berbenah terlebih dahulu dan menyiapkan acara penyambutan. Kali ini Direktur Komersil melakukan kunjungan ke DAOP 3 Cirebon secara mendadak pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2006 dengan menggunakan KA Fajar Utama Semarang dari Pasarsenen. Hal ini juga berbeda dari biasanya bahwa seorang Direksi melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api kelas bisnis.

Tiba di stasiun Cirebon jam 10.20 langsung disambut oleh KADAOP 3 Cirebon, PURNOMO RADIQ Y. beserta beberapa Kasi, Wasi dan Kasubsi. Dalam pembicaraan di ruang tunggu eksekutif Cirebon, Direktur Komersil sempat memberikan beberapa pengarahan antara lain tentang hal-hal yang terkait dengan pelayanan dan upaya-upaya meningkatkan pendapatan. KADAOP 3 Cirebon juga menyempatkan menjelaskan kondisi DAOP 3 Cirebon mengenai program-program tahun 2009 dan realisasi pencapaian program dalam triwulan I tahun 2009.

Selama kunjungan di Cirebon, Direktur Komersil berkenan melakukan inspeksi ke Griya Karya, PK/OC, Pusat Reservasi, Dipo Lok Cirebon dan Dipo Kereta Cirebon.

Saat di Griya Karya Cirebon, Direktur Komunikasi sempat berbincang dengan beberapa masinis yang sedang beristirahat dan memberitahukan bahwa pada bulan April 2009 premi awak KA (terutama masinis) akan dinaikkan sebesar 100%. Namun demikian DIRKOM juga menekankan agar para masinis jangan lagi menaikkan penumpang di lokomotif karena sangat membahayakan penumpang yang menjadi tanggung jawabnya. Jika masih kedapatan masinis menaikkan penumpang maka untuk kali ini tidak akan ada lagi toleransi (tepo seliro) dengan dalih apapun dan akan langsung ditindak berupa tindakan administratif sampai dengan pemecatan.

Di kantor Pusat Pengendalian Kereta Api Cirebon, DIRKOM mendapat penjelasan tentang pola pelayanan operasi kereta api. DIRKOM menegaskan bahwa PK/OC adalah salah satu bagian yang paling bertanggung jawab atas kelancaran perjalanan kereta api, maka dituntut disiplin, konsentrasi dan tingkat keahlian yang tinggi bagi para pengendali operasi kereta api.

Selanjutnya DIRKOM berkunjung ke Pusat Reservasi Karcis Cirebon yang berada di area stasiun Cirebon. Kali ini DIRKOM berpesan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan kereta api karena petugas penjualan karcis adalah front-liner yang pertama kali dihadapi penumpang sebelum melakukan perjalanan dan berhadapan dengan front-liner lainnya. Kesan yang didapat saat pertama kali berhadapan dengan petugas akan terus dibawa hingga akhir perjalanannya.

Saat berkunjung ke Dipo Lok Cirebon, kesan pertama DIRKOM adalah tentang kebersihan, ketertiban dan kenyamanannya. Sekali lagi disini beliau berpesan kepada semua masinis di Depo Lok Cirebon agar tidak lagi menaikkan penumpang di lokomotif karena akan berhadapan dengan peraturan yang cukup tegas karena telah diatur dalam UU 23 Tahun 2007. DIRKOM sempat meminta difoto bersama di depan lokomotif CC20015 yang menjadi icon DAOP 3 Cirebon karena mampu memelihara lokomotif diesel pertama di Indonesia dalam kondisi masih hidup dimana lok CC20015 ini merupakan satu-satunya yang masih tersisa di Indonesia.

Dalam kunjungan ke Depo Kereta Cirebon, DIRKOM menekankan agar selalu menjaga kebersihan kereta terutama toilet dan ketersediaan air. Namun demikian jangan menyampingkan tugas dan kewajiban utama yaitu tetap menjaga kehandalan sarana agar tetap selamat dan laik operasional.

DIRKOM menggunakan KA Argo Jati menuju Jakarta, selain karena KA itu adalah KA pertama menuju Jakarta setelah jam 12 siang juga ditunggu dalam sebuah acara di Jakarta.

3 Responses to “Direktur Komersil PTKA Kunjungi DAOP 3 Cirebon”


  1. 1 Hedwig™ 27/03/2009 pukul 10:03

    nah gitu doong.. keliling memantau keadaan. Jangan menunggu terjadi PLH, baru akhirnya datang.
    Mosok kalah sama IRPS dan railfan yang tiap minggu nyambangi lokasi perspooran.

    btw, kalo sudah ndak boleh naik di cabin, harus sering-sering ngurusin T-23 nih he he he

  2. 2 Totok Purwo 27/03/2009 pukul 12:37

    wakakakaka … belum tau ya … direksi baru sekarang bisa dimasukkan kategori railfan juga … kemana-mana maunya pake KA … nggak peduli itu kelas Eksekutif, Bisnis atw Ekonomi …. yg penting naek spoor …. bahkan dah mengeluarkan maklumat …. JIKA PEGAWAI BEPERGIAN DINAS ATAU PRIBADI (SENDIRI ATAU DENGAN KELUARGA), SEPANJANG MASIH BISA DITEMPUH DENGAN KA …. WAJIB MENGGUNAKAN KA …. hebat yach … masalahnya pegawai KA dah banyak yang jd orang kaya … kemana-mana pake mobil pribadi …. wakakakakak ….

  3. 3 fredhi 01/05/2009 pukul 02:43

    pak Totok, tanya, jika ada maklumat seperti itu, apakah fasilitas utk keluarga/ pribadi pegawai jika bepergian dengan kereta masih tetap sesuai pangkat dan jabatannya??
    Contoh… utk eks / unggulan bayar separoh utk keluarga..
    free buat bisnis & ekonomi…
    .


Comments are currently closed.



JUMLAH KUNJUNGAN

  • 40,155 hits

KATEGORI ARTIKEL

9802 UMUM WARTA

GALERI FOTO DI FLICKR

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: